Hallo guyss, kini ada cerita dewasa yang tidak kalah berkesannya dengan cerita sebelumnya, cerita hari ini bercerita tentang seorang tante yang bernama retty dirinya sangat suka menggoda para remaja maupun berondong yang apabila membuat matanya berkilau ketika melihat lekali tersebut. Dia menggoda karena dia merasakan sedikit kesepian karena dirinya belum memiliki seorang suami atau lelaki yang bersedia meminang dirinya.
Pada suatu hari pada petang hari, terlihat suasana rumah tante retty sedang sepi, disana hanya terlihat satu sepeda motor milik hendy dan satu buah mobil kijang yang baru saja memasuki garasi mobil di rumah tante retty. Hendy dan Santi sebagai kakaknya tengah berlibur kerumah tante retty untuk mengisi hari libur naikan kelas mereka disana untuk menemani tante mereka yang kesepian. Hendy dan Santi ialah keponakan tersayang tante retty. Dirinya sangat senang apabila keponakannya berlibur kerumahnya apabila sampai menetap sampai jangka waktu yang lama.
Belajar Seks Dengan Tante Penggoda
Santi barusan pulang dari rumah Nina waktu waktu tunjukkan jam setengah delapan malam. Lihat situasi rumah tengah kosong dia selekasnya masuk kamar. Matanya terlihat sembab mengisyaratkan dia barusan menangis. Walau jauh-jauh hari santi telah rasakan pergantian sikap Ari, tetapi masih saja kaget dengan ketetapan kekasihnya itu tidak untuk melanjutkan jalinan mereka kembali. Ditambah lagi di telephone barusan, Ari yang menjelaskan jika mereka tidak pas seperti mengada-ada saja. Tetapi santi pun bukan gadis yang lemah. Baginya, tidak ada fakta baginya menjadi gadis yang cengeng diusianya yang sudah mencapai delapan belas.
Pintu kamar santi tidak diduga saja terbuka. Kepala hendy muncul dari balik pintu sekalian tersenyum.
Baru hadir, Kak??, bertanya hendy sekalian ngeloyor masuk walau kakaknya tengah bertukar baju. hendy berjalan acuh tidak acuh.
Iya..?, jawab santi singkat. Pikirannya masih tetap sumpek dengan peristiwa siang tadi. Selekasnya saja direbahkan badannya di kasur sesudah ganti pakaian perginya dengan daster tipis.
Kok, lesu begitu.., Mengapa??, hendy yang baru kelas dua SMP itu mendekati santi. Dia pun lalu merebahkan badannya selain kakaknya itu. santi cuma diam saja seakan tidak dengar pertanyaan adiknya. Matanya menerawang lihat langit-langit kamar. hendy juga pada akhirnya memerhatikan sepupunya itu. santi memang sungguh cantik. Terkadang dia terasa lebih suka jika santi bukan saudaranya. Mungkin sebab sering dia tiada sadar kagum pada badan santi. Entahlah kenapa belakangan ini minatnya pada wanita demikian bertambah. Dia bahkan juga senang sekali melihat-lihat pose wanita di majalah kosmopolitan punya kakaknya itu. Umumnya dia jadi terangsang serta masturbasi di kamar mandi.
Sret..?, Sepersekian detik tempat tangan santi berjalan memangku kepalanya sendiri serta tiada dia sadari belahan pakaian di dadanya jadi terbuka. Lihat hal tersebut hendy jadi dikit canggung. Dia kebingungan sekaligus juga suka pada panorama itu. hendy cukup berdebar-debar saat dia makin jelas lihat lekuk buah dada kakaknya yang terlihat ranum serta indah. Ditambah lagi terlihat benjolan puting dibalik daster tipis itu. Batang rudalnya berasa dikit mengeras.
Sebab dorongan hasratnya, hendy membulatkan tekad perlahan mendekati badan santi. Dia merangkul pinggang kakaknya itu. Rasakan sentuhan di tubuhnya, membuat perasaan susah santi makin mendalam. Air matanya mulai keluar serta dia selekasnya mengubah tubuh membelakangi adiknya. Dia tidak ingin menangis di depan hendy. Tempat demikian membuat hendy dapat merangkul santi dengan bebas dari belakang.
Kamu cantik deh.., malam hari ini..?, kata hendy tiada sadar. santi juga cuma diam saja. Yang dia perlukan sekarang ini hanya ada orang yang menyayanginya.
hendy lalu melingkarkan tangannya ke pinggang santi. Gadis yang terasa tengah bersedih itu dikit berjalan lebih mendekatkan badannya ke pelukan hendy. Dia ingin ada orang yang menghiburnya disaat-saat semacam ini. Tanggapan santi ini membuat hendy berani menggerakan tangannya dengan lembut untuk menyentuh sisi bawah buah dada sepupunya. santi cuma pejamkan mata saja. Tempat badan yang berhimpitan itu membuat pikiran hendy makin tidak menentu. Ditambah lagi batang rudalnya yang berhimpitan dengan pantat santi. Perlahan-lahan dia mulai meremas dengan halus buah dada sepupunya itu.
santi juga dalam kondisi tengah susah jadi terasa begitu tenang sebab adiknya seperti memahami kesedihannya. Dia tahan pada seseorang sepupu. Dia pun membiarkan telapak tangan hendy membelai-belai buah dadanya yang memang tidak menggunakan beha. Belaian hendy di bagian tubuhnya yang peka itu membuat jantung santi dikit berdebar-debar. Tetapi dia selekasnya memandang lumrah sentuhan kasih sayang sepupunya itu.
hendy juga mulai berani menciumi sisi tengkuk leher santi sekalian masukkan tangannya ke daster santi. Perasaan santi jadi dikit tidak karuan. Dia mulai mengerti jika sentuhan sepupunya bukan kembali sentuhan kasih sayang, tetapi di satu bagian dia sangat nikmati sentuhan itu. Terpenting remasan telapak tangan hendy pada puting susunya. Rasa sedih yang tengah dia alami seperti bertukar dengan kemauan untuk selalu dibelai. Dia ingin hentikan hendy, akan tetapi sentuhan itu menghidupkan perasaan lainnya dalam kesedihannya. Sentuhan-sentuhan halus itu membuat bulu tengkuknya berdiri. Buah dadanya juga jadi cukup mengeras oleh sebab sentuhan serta remasan lembut tangan hendy.
hen, mmh.., sudah ah.., saya kegelian?, pada akhirnya santi berupaya mengakhiri kegiatan itu.
Ah, saya kan sayang sama kamu?, sahut hendy sekalian dikit ngos-ngosan. Dia masih tetap saja merabai badan sepupunya.
Engh, badanku jadi lemas semua nih?, tiada sadar santi berucap sekalian setengah merengek. Kemaluannya sisi bawah juga mulai berasa hangat serta lembab.
hendy tidak mempedulikan pengucapan sepupunya itu, dia masih tetap selalu meremas-remas payudara santi. Justru dia mulai masukkan satu tangannya ke celana dalam sepupunya. Bulu-bulu halus di memek santi juga berasa di telapak tangan hendy. Iapun menyentuh bibir memek sepupunya itu. santi menggelinjang. Nafasnya mulai tidak termonitor. Kesadarannya juga mulai hilang. Selintas dia cuma mengerti jika dia tengah dicumbui oleh sepupunya sendiri. Memeknya telah mulai berdenyut-denyut.
hendy dengan lembut akan tetapi penuh nafsu mulai merebahkan badan santi. rudalnya seperti ingin memerlukan suatu. Ditindihnya badan sepupunya dengan birahi yang mulai tidak termonitor. Selekasnya saja dia membuka kancing daster sepupunya. Terlihat dengan jelas ke-2 iris buah dada sepupunya yang indah itu dengan putingnya yang sudah berdiri tegak. Dia langsung mengulumi puting buah dada sepupunya itu.
hen.., ngmhhnghh.., sudah dong.., sshh?, kata santi saat selintas kesadarannya hadir. Akan tetapi hendy sudak asik dengan kegiatan birahinya. Lidahnya mempermainkan puting susu sepupunya dengan penuh perasaan. Mata santi terpejam serta tangannya membelai kepala hendy, rasakan kesenangan jilatan-jilatannya.
hendy pada akhirnya mulai tidak sabar, ditariknya turun celana dalam sepupunya itu. santi telah benat-benar dikuasai nafsu. Dia tidak sadar saat celana dalamnya lepas. hendy juga selekasnya memelorotkan celana pendeknya sendiri sampai batang rudalnya tampak tegak. Dikangkangkannya kedua kaki santi dengan perlahan-lahan. rudalnya selekasnya dia tujukan ke pangkal paha santi. ?Sleep!?, Setengah detik lalu rudal hendy mulai masuk liang memek santi. Berasa hangat serta empuk. Sekejap santi seperti tersadar apakah yang tengah berlangsung, akan tetapi kesadarannya langsung hilang saat hendy mulai menggerakan pinggangnya turun naik.
Napas hendy makin ngos-ngosan ketika tubuhnya mulai berjalan menindih badan sepupunya yang mulus itu. Buah dada santi bergoyang-goyang sebab pergerakan sodokan hendy pada tubuhnya. Semua seperti tidak bisa di stop demikian saja. Kesadaran santi juga sudah hancur bertukar keperluan untuk dicumbui. Dia pada akhirnya pun menanggapi gerakkan yang dikerjakan sepupunya itu. Memek santi berdenyut-denyut saat rudal sepupunya selalu berjalan dalam liang memeknya. Pinggangnya berjalan berputar serta sekalian mendesah penuh perasaan nikmat.
hen.., nghh enghhnak.., enghh terusshhsshh?, rintih santi dalam kesenangan.
Desahan santi membuat nafsu hendy makin menjadi-jadi. Dia benar-benar tidak mengerti jika gadis yang tengah dia entot ialah kakak sepupunya sendiri. Konsentrasi hendy hanya pada pergerakan tubuhnya yang maju mundur. Batang rudalnya seperti dipijit-pijit di lubang memek santi. Dia makin percepat gerakannya sebab berasa suatu yang menekan batang rudalnya.
Engghh.., yang.., engghh lebihhss kerassh..sshh?, santi mendesah terasa waktu itu dianya sudah melambung tinggi. hendy makin percepat gerakannya. Bunyi kecepak-kecepuk jadi makin memiliki irama. hendy terasa rudalnya seperti akan meledak. Gerakannya sekarang sudah jadi hentakan-hentakan. santi masih tetap selalu memeluk erat badan sepupunya sekalian matanya selalu terpejam.
?Esshh.., Ahh.., ahh..ampirr.., ashh?, santi mendesah-desah. Dia terasa tubuhnya sudah ada hampir sampai puncak. Pergerakan badan kedua-duanya jadi cepat sekali.
Tidak diduga hendy menghentakkan badannya dengan keras serta lama ke pada tubuh sepupunya. Kedua badan itu terlihat bergetar. Tangan santi juga memeluk badan hendy tidak kalah eratnya. Kedua-duanya sudah tiba dipuncak kesenangan.
Adegan ke-2 sepupu itu tiada diakui sebetulnya disaksikan oleh Tante retty dari balik pintu. Tante retty betul-betul bingung dengan apakah yang dilihatnya. Dia sebetulnya ingin selekasnya masuk kamar itu akan tetapi dia selekasnya mengerti jika hal tersebut bisa jadi memperburuk kondisi. Sesaat lalu Tante retty lihat kedua-duanya terlihat tertidur. Kedua ponakannya itu terkulai lemas dalam kondisi telanjang. Dengan perlahan-lahan dia masuk kamar itu serta mendekati ranjang tempat dua ponakannya tertidur lelap.
Dia mulai memandang muka kedua ponakannya dengan perasaan bimbang. Mungkin sebab saya sangat repot hingga perihal ini sampai berlangsung katanya dalam hati. Dengan perlahan-lahan dia mulai menaiki kasur serta mendekatkan badannya pada badan santi. Dipeluknya gadis ponakannya itu dengan penuh perasaan kasih sayang. Lihat badan gadisnya yang sintal dengan buah dada yang ranum membuat tersadar jika santi memang mungkin telah waktunya dewasa. Betul-betul kesalahanku, keluhnya.
hendy yang terasa ada orang hadir mulai terjaga. Kelopak matanya terbuka perlahan-lahan serta terlihat tantenya menggunakan daster biru membelakanginya. Lekuk badan tantenya terlihat indah dalam keremangan kamar. Dalam kondisi 1/2 sadar, dia masih tetap rasakan kesenangan yang barusan dilaluinya bersama dengan santi. Tidak berasa sesaat kemaluannya menegang kembali.
Keperluan yang mulai menekan itu membuat hendy mulai salah tingkah. Tidak diduga saja dia ingin menyentuh badan tantenya yang ada di hadapannya. Ditambah lagi lekuk badan tantenya tampak begitu indah. Akan tetapi dia begitu takut jika tantenya geram. Jadi iapun berpura-pura tidur serta pejamkan mata. Dalam kondisi yang mulai birahi kembali hendy memutar otaknya supaya dorongannya itu terpuaskan. Jadi dengan pura-pura dalam kondisi tidur hendy menggerakan badannya agar bisa memeluk badan tantenya.
Tante retty yang terasa badan hendy berjalan segara mengubah tubuh serta memeluk badan hendy. Buah dadanya yang cuma dibalut daster biru berasa menyentuh sisi muka hendy. Tante retty juga mulai membelai kepala hendy dengan penuh kelembutan. Dilihat ponakan laki-lakinya dari atas kepala serta turun ke bawah. Tentu banyak yang naksir, kata tante retty dalam hati lihat kepolosan muka ponakannya itu.
Tidak diduga muka Tante retty memerah. Tidak menyengaja matanya menyapu rudal hendy yang cukup menegang. Dia berupaya menentramkan diri jika yang didepannya ialah keponakannya sendiri. Akan tetapi jantungnya makin berdebar-debar. Ditambah lagi diusia yang sudah masuk umur tiga puluh tahun ini dia tidak pernah disentuh lelaki. Keperluan seksualnya sampai kini dia alihkan dengan menyibukkan diri pada pekerjaan. Menjadi wanita masak, sampai kini dia tidak pernah lihat badan lelaki dewasa dalam kondisi telanjang. Badan hendy juga mulai mekar di umur enam belas tahun itu. Tidak diduga kepala tante retty berasa cukup berkunang-kunang.
Tiada sadar tangan Tante retty mulai berjalan mendekati batang rudal hendy. Dengan perlahan supaya hendy tidak terjaga, Tante retty mulai menyentuh batang rudal hendy. Berasa hangat serta cukup keras. Dibelai-belai batang rudal itu dengan penuh kelembutan. Dia memikirkan misal saja batang rudal itu mendesak-desak di lubang memeknya. Matanya mulai terpejam. Tiada sadar tangannya yang samping meremas buah dadanya sendiri. Berasa ada cairan hangat mengalir di kemaluannya. Harus Tante retty mengaku jika dia mulai terangsang sesudah menyentuh batang rudal Ponakannya.
Tidak diduga saja tangan hendy berjalan. Perasaan kaget itu membuat Tante retty hentikan sentuhannya. Dia pejamkan mata sekalian berbaring dalam kondisi memeluk ponakannya. Harapannya ialah hendy menganggap tidur.
Rasakan apakah yang barusan dikerjakan tantenya pada rudalnya, hendy jadi berani. Dibukanya ritsluiting atas daster tantenya. Terlihat di muka matanya buah dada yang semakin besar dari milik santi. Terlihat juga benjolan mungil puting Tante retty yang berwarna merah kecoklat-coklatan. hendy tidak sabar. Dia langsung mengulum puting susu tantenya yang telah mulai menegang itu. Buah dada tantenya juga mulai berasa mengeras.
Tante retty kebingungan dengan apakah yang dikerjakan ponakannya itu. Selintas nyaris dia bergerak bangun. Semestinya dia menyapa yang dikerjakan ponakannya itu. Tetapi jangan-jangan ia paham apakah tadi kulakukan, fikir Tante retty. Dia jadi takut sendiri jika hal tersebut betul-betul berlangsung. Tentu dapat membuat malu dianya bila ponakannya melapor pada mamanya.
Pada akhirnya dengan pasrah, Tante retty masih berpura-pura tidur. Ditambah lagi sentuhan lidah hendy pada putingnya membawa kesenangan yang luas biasa. Bahkan juga dia mulai nikmati seutuhnya saat kuluman hendy dibarengi gigitan kecil. Tante retty juga mengigit bibir sebab cumbuan ponakannya.
Ssshh..?, tiada sadar Tante retty mendesah penuh kesenangan waktu hendy mengulum puting buah dadanya. Dia juga memegangi kepala ponakannya dengan penuh kelembutan seperti tidak bisa membiarkan kegiatan itu berhenti. Kesadarannya mulai kabur serta semua sendi tubuhnya jadi begitu lemas.
hendy tahu jika tantenya berpura-pura tidur. Dia juga paham jika tantenya betul-betul nikmati semua yang ia kerjakan pada badan tantenya itu. Perihal ini makin menghidupkan keberaniannya. Dia selekasnya buka daster Tante retty sekalian selalu mengulum puting dan meremas-remas badan Tante retty. Dijilatinya semua badan tantenya.
Enghh.., ahhng.., ahh.., nggssh?, Tante retty mendesah tiada dapat meredam apakah yang dikerjakan ponakannya itu. Tubuhnya seperti tidak ingin berhenti dijilati. Sekarang ini ia cuma ingin selalu disentuh dengan penuh kemesraan.
Napas hendy mulai ngos-ngosan. Kebutuhannya untuk memuaskan dorongan kebutuhannya membuat dia selekasnya buka celana dalam Tante retty. Panorama bulu-bulu halus di seputar kemaluan tantenya membuat hendy makin bernafsu. Ditempatkan batang rudalnya ke selangkangan tante retty.
Sleep!?, Batang rudalnya juga sudah masuk ke lubang memek tantenya. Tante retty rasakan tubuhnya dimasuki suatu yang merasa mengagumkan nikmatnya. Matanya terpejam begitu dalam. Tubuhnya mulai menanggapi pergerakan turun naik hendy. Nafasnya tidak teratur dipenuhi oleh dorongan nafsu yang mulai tinggi.
Aahh.., esshh.., ahh?, Tante retty mulai mengeluh kesenangan. Dia juga memegangi pantat hendy untuk menolong pergerakan turun naik. Dengar nada desahan-desahan santi juga terjaga. Dia dikit terhenyak lihat badan tantenya dalam kondisi telanjang ditindih oleh hendy. Dilihatnya hnedy dengan penuh nafsu menyetubuhi Tante retty. santi juga cukup bingung jika Tantenya itu malah merepon dengan desahan-desahan. Tangan hndy memegangi paha Tante retty serta pinggangnya selalu berjalan di antara selangkangan tantenya itu. Lihat adegan sepupu dan desahan tantenya dalam ruang yang remang-remang ini membuat santi mulai terangsang.
Mereka telah dikuasai oleh birahi yang tidak tertahankan. Keperluan itu sama-sama memuaskan membuat tidak lagi ada kecanggungan di antara mereka. hendy menciumi buah dada santi sekalian pinggang lakukan pergerakan turun naik. santi melingkarkan tangannya pada punggung hendy.
Enghh terusshh.., Ran.., masukin selalu.., enggsshh?, desah santi sekalian matanya masih tetap selalu terpejam. Dengan perlahan-lahan hendy menarik badan santi supaya duduk diatas pinggang hendy. Tempat ini makin membuat rudal hendy semakin dapat masuk lebih dalam kembali. Tangan hendy memegangi pantat sepupunya itu. santi pun terasa memeknya terisi lebih penuh oleh batang rudal hendy.
hendy makin terasa rudalnya disedot-sedot oleh kemaluan sepupunya. santi yang ada diatas badan hendy mulai menggerakkan badannya. Kedua-duanya sudah larut dalam pergerakan memiliki irama. hendy makin memperdalam gerakannya pada selangkangan sepupunya. santi juga mencontoh pergerakan tantenya dengan menggoyang-goyang pinggangnya.
Enghh.., selalu.., Ran.., Enghh enaahkk?, mata santi terpejam serta bibirnya mendesah. hendy selalu menggerakan pinggangnya makin cepat. Goyangan santi juga jadi samakin cepat juga. Ke-2 badan itu sudah menyatu dalam keperluan yang tidak tertahankan. memeknya berasa makin berdenyut-denyut oleh sodokan-sodokan rudal sepupunya itu.
Lebihh kerashh.., enghh kembali?, santi rasakan tubuhnya akan meledak. Pergerakan kedua-duanya jadi makin cepat serta keras. Tidak diduga saja badan kedua-duanya menegang dengan bertepatan sinyal mereka sampai puncak kenimatan bertepatan. Sesaat lalu ketiganya telah tertidur nyenyak dalam kondisi telanjang.
Momen tadi malam nampaknya dipandang seperti belum pernah ada oleh Tante retty. Waktu makan pagi, tante retty terlihat berupaya berlaku enjoy.
Ran, kamu ingin kemana ini hari?, bertanya Tante retty sekalian memoleskan mentega pada roti tawarnya. Dia telah kenakan baju kerja. Blus krem serta rok span abu-abu.
Mungkin ke toko buku, ada novel Shedney Shieldon yang baru?, kata hendy sekalian berpura-pura membaca koran. Dia masih tetap sungkan dengan Tante retty mengingat apakah yang dikerjakannya tadi malam. Dia takut jika sampai Tante retty lapor ke mamanya. Bisa-bisa saya dibunuh oleh Papah, pikirnya.
?Jika begitu ini buat beli novelnya?, kata Tante retty sekalian menyodorkan dua lembar uang lima puluh beberapa ribu. hendy juga mendongakan kepalanya sekalian terheran-heran. Dilihatnya Tante retty mengangguk. Sinyal dia mesti terima uang itu.
Terima kasih ya, Tante?, kata hendy sekalian menyorongkan badannya memeluk Tante retty, Merekapun berangkulan erat.
Tidak diduga Tante retty berbisik?, Tadi malem janganlah kasih tahu siapapun juga ya, Ran?.
Iya, Tante?. Kemaluan hendy berasa mengeras.
Selalu jika hendy takut tidur sendirian, tidur di kamar Tante saja ya?, kata Tante retty dengan suara datar. Dia tidak ingin hendy tangkap kemauannya. Akan tetapi buat hendy beberapa kata itu seperti undangan yang begitu jelas tujuannya.
hendy juga dikit melonggarkan pelukannya serta lihat muka Tante retty terlihat cukup memerah. Keinginan untuk beraktivitas seperti tadi malam menggelegak dalam dianya. Tiada sadar diciumnya bibir Tante retty. Pertama lembut akan tetapi lalu makin ganas. Kebutuhannya mulai tidak tertahankan. Tante retty sudah sempat gelagapan dengan apakah yang dikerjakan oleh hendy. Dia tidak menduga hendy telah berani berterus-terang. Akan tetapi demikian detik lalu dia mulai membalas ciuman itu. Mereka sama-sama melumat lidah serta mengisap. Dia bahkan juga membiarkan tangan hendy buka kancing blusnya. Tangan hendy selekasnya menyisihkan BH serta meremasi buah dadanya. Makin lama buah dada itu berasa mengeras.
?Telah, Ran. Tante ingin ke kantor?, kata Tante retty sekalian berpura-pura tidak ingin. Akan tetapi nampaknya hendy tidak perduli. Dia mulai menciumi leher tante retty dengan lembut. Tangannya yang satu bahkan juga mulai mengusung span abu-abu itu sampai celana dalam tante retty tampak. Tangan hendy juga mulai menggerayangi suatu yang berada di balik celana dalam itu.
?Ash.., neghh, sudah, Ran?, desah Tante retty. Dia tidak mau terlambat. Tender project dua M itu dapat hilang, fikir tante retty. Akan tetapi apakah yang dikerjakan ponakannya ini betul-betul berasa nikmat. Pada akhirnya dia mengubah tubuh serta selekasnya turunkan celana dalamnya.
?Sudah, Ran dari belakang saja?, kata Tante retty sunguh-sungguh. Rani, rekan kantornya, sempat menjelaskan jika pria bersetubuh melalui belakang akan cepat ejakulasi. Sekurang-kurangnya dia masih tetap sudah sempat rasakan persetubuhan serta tidak terlambat ke kantor.
Peluang itu tidak disia-siakan hendy. Dipelorotkannya celana pendeknya. Batang rudalnya terlihat sangatlah tegang. Perlahan-lahan diarahkannya rudalnya ke memek Tante retty. ?Slepp!?, rudal hendy mulai masuk lubang memek Tante retty. Lututnya seperti hampir copot saat rudal itu masuk ke lubang memek Tante retty. Tante retty pun selekasnya terasa lemas. Dia juga selekasnya meredam badannya pada sandaran sofa. Tempatnya seperti orang yang akan naik kuda.
?Eenghh.., nikmat, terusshh?, desah Tante retty sekalian pejamkan mata. hendy memegangi pinggang tantenya serta selalu menyodok-nyodokan rudalnya ke memek Tante retty. rudalnya berasa seperti dipijat serta disedot-sedot. Dia lalu turut membungkukkan tubuh supaya tangannya bisa meremas buah dada Tante retty yang ranum menggantung.
Pergerakan mereka lama-lama semakin cepat. Tante retty telah tertelungkup di sandaran sofa serta hendy menyetubuhinya dari belakangnya. Kesenangan itu makin membuat dia lupa masalah kantornya.
?Terusshh, Ran.., enakk?, desah Tante retty.
Sesaat lalu hendy percepat gerakannya. Dia memeluk erat badan Tante retty akan tetapi pinggangya masih tetap lakukan pergerakan maju-mundur. Tidak diduga tubuhnya mengejang sekalian rudalnya disorongkan dengan mendalam ke lubang memek Tante retty. Dia sudah tiba di pucak kesenangan. ?Cret.., cret.., cret?, sperma hendy membasahi lubang memek Tante retty. Dia lalu menarik rudalnya serta selekasnya menjatuhkan badannya ke sofa.
Tante retty selekasnya meningkatkan celana dalamnya serta membereskan blus dan rok mininya. Dilihatnya ponakannya melihat dengan mesra. Nampaknya kecanggungan di antara mereka telah luntur serta bertukar jalinan dua lawan type yang sama-sama memerlukan. Tante retty juga harus mulai mengaku jika dia tak akan lihat hendy menjadi ponakannya akan tetapi tidak lainnya menjadi pria yang dapat memberi kenikmatan seksualnya.
?Sudah, ya Tante ke kantor dahulu?, kata Tante retty sekalian mendekati hendy. Mereka berciuman dengan mesra seperti seseorang kekasih. Sesudah lihat jam pada dinding, Tante retty selekasnya bergerak ke garasi. Dia telah terlambat sepuluh menit. Selang beberapa saat deru nada mobil juga berbunyi serta makin lama makin menghilang. hendy juga selekasnya menggunakan celananya serta tertidur di sofa.
Hello guys saya mau menceritakan sebuah cerita seks dimana kami menculik seorang wanita cantik yang bekerja sebagai kepala cabang disalah satu bank yang sangat terkenal, dirinya bernama shella dengan umur 30 tahun. Pada suatu hari dirinya kami culik dan diperkosa secara beramai-ramai dan bergantain atau mungkin dikenal sebagai gangbang yaa, hahaha. Dirinya kami sekap selama 3 hari 3 malam tanpa ada berhenti kami terus memperkosa dirinya setiap jam berselang. Shella adalah cewek idaman semua lelaki apabila melihat bodynya yang sungguh aduhai seperti gitasr spanyol, tubuhnya sangat berisi padat dan montok sekali membuat semua orang yang melihat nya ingin memiliki dirinya. Dengan tinggi tubuh 165 cm serta ukuran bra 36B, membuat penampilannya semakin menggairahkan, ditambah lagi bila dia menggunakan sepatu hak tinggi, rok span diatas lutut dan blous silk yang tipis, membuat semua pria yang menatapnya ingin mencicip tubuhnya. Hampir sehari-hari dia kenakan pakaian semacam itu, sampai b...
Hallo guys saya mau menceritakan pengalaman saya ketika berulang tahun, kenalkan saya bernama tommy, umur 24 tahun. Aku adalah pria lajang yang berasal dari semarang akan tetapi saya kuliah di jakarta, ketika massa liburan saya pulang ke rumah nenekku. Dan untuk mamaku tinggal berbeda rumah dengan nenekku. Pagi itu saya ke rumah mamahku sebab ditelepon olehnya. Kebetulan waktu itu memang lagi tahunku. Mamahku termasuk juga orang yang cantik, meskipun umurnya telah lebih dari 40 tetapi ia pintar menjaga badan serta mukanya, hingga masih tetap tampak begitu cantik samoai sekarang ini. Waktu sampai di dalam rumah mamahku, ia langsung menyapaku serta memberikan selamat ulang tahun kepadaku. Lalu saya duduk di kursi ruangan tamu. Kebetulan waktu itu kakak serta ayahku tengah di Jakarta serta adikku kuliah di Bandung. Lalu mamahku menghampiriku serta duduk di dekatku. Lantas dengan muka dikit merintih ia mohon maaf jika pada sekarang ini tidak dapat menghadiahkan ulang tahun kepadaku, se...
Hallo guys, ini ada sebuah cerita dewasa pengalaman dari seorang narasumber yang sangat ingin ceritanya ini di publikasikan agar menjadi sebuah kenangan yang tidak terlupakan oleh dirinya dan tetap di kenang oleh semua orang yang suka seks. Sebut saja namanya novita dia menikah ketika dirinya telah menginjak usia 28. Sedangkan sekarang dirinya telah menginjak usia kepala tiga, baru satu tahun lebih saja menikah dirinya telah di karunia seorang anak laki-laki. Suaminya berusia lebih tua dari dirinya satu tahun saja, untuk masalah keluarga mereka tergolong keluarga yang sangat bahagia. Dalam pernikahan mereka yang sekarang tergolong sudah telat, karena kami menikah di usia yang sudah hampir menginjak umur kepala bercabang tiga. Ketika diriku telah melewati 40 hari setelah kelahiran bayi pertama kami, suamiku masih takut untuk melakukan hubungan badan denganku, karena dia takut menyakiti lobang memekku yang baru saja mengeluarkan anak darinya. Karena pada saat proses melahirkan dirin...