Perkenalkan namaku Erika, cerita seks kejadian pilu ini terjadi saat aku berumur 18 tahun dan sedang asik bermain judi online. Tinggal di pemukiman desa di derah Jawa Barat. Pengalaman menyedihkan ku ini terjadi sekitar 10 tahun yang lalu saat diriku ingin pulang dari halaman sekolahku, selama aku sekolah disana aku memang pulang selalu sendirian dan hanya berjalan kaki juga meskipun memang jarak dari rumah kesekolahku 1.5 KM jauhnya, namun jarak jauh tersebut tak terasa lagi jika sudah terbiasa. Meskipun aku sudah berada di tingkat kelas 12 SMA, masih saja aku pulang sekolah sendirian tanpa ada teman yang menemani karena memang arah rumah kami yang berbeda - beda. Sedikit lagi kriteria tentang diriku, aku ini anak tunggal yang masih memiliki ibu dan ayah lengkap, keturunan Jawa dan Sunda yang jika dari penampilan kulitku yang berwarna cerah kekuningan ciri khas warna kulit orang Indonesia. Tinggi badanku sekitar 165cm berambut lurus panjang sepunggung. Memang setiap aku berpergian banyak juga orang yang melihatku karena penampilanku yang mirip seperti orang Chinese dan bentuk mata yang tak begitu besar.Kejadian Keji Yang Membuatku Trauma Selamanya
Berawal saat aku pulang dari sekolah sekitar jam 13.00 berjalan kaki seperti biasa dari sekolah menuju kerumahku untuk pulang. Ibuku yang berprofesi sebagai dokter dan ayahku seorang pekerja luar kota yang membuat rumah selalu sepi setiap harinya di siang hari. Namun kejadian memilukan ini tidak terjadi dirumah ku melainkan di sebuah gudang kosong bekas penggilingan padi. Saat itu keadaan sudah mau terjadi hujan deras dan ada dua pria yang bisa dibilang mengikutiku dari belakang dengan curiga, lantas akupun berjalan lebih cepat agar bisa sampai di lingkungan yang ramai orangnya, kebetulan saat ini diriku masih mau melewati ladang - ladang yang sepi. Setelah aku mulai gelisah dan mereka berdua sudah mengetahui bahwa aku juga sudah mengetahui keberadaan mereka untuk berniat jahat, mereka dengan cepatnya mengejarku dari belakang yang dimana diriku sudah tidak bisa kabur lagi. Kedua pria tersebut terlihat masih muda - muda juga yang dimana satunya mencekik dan satunya lagi mengangkat kakiku untuk bisa segera membawaku ke gudang kosong tadi. Mereka yang membekapku sehingga aku tidak bisa menjerit bahkan melawan karena dekapan yang sangat kencang membaut aku tak bertenaga lagi karena perlawanan yang sia - sia. Pada saat itu aku benar - benar panik dan tidak tahu harus bagaimana dan setelah sampai pada gudang kosong tadi, mereka meletakanku di sudut bangunan dan salah satu pria tersebut membuka semua pakaiannya dan yang satunya lagi menendang dan menampariku agar aku tidak bisa kemana - mana. Aku yang sudah cukup terkena banyak pukulan sudah pasrah dengan keadaan yang ada. Pada saat itu aku hanya bisa menangis dan menjerit meminta tolong kepada siapapun, namun pastinya tidak ada yang mendengarnya. Setelah mereka berdua membuka semua pakaiannya, mereka gantian melepaskan pakaian sekolahku dengan perlahan - lahan. Salah satu pria tersebut meminta untuk memasukan kemaluannya kedalam mulutku sambil menggoyangkannya dan menjambak rambutku, aku hanya bisa menangis dan menuruti kemauan mereka dan pria satunya lagi mencoba memasukan penisnya masuk kedalam vaginaku yang masih suci keprawanannya. Pada saat itu terasa sangat sakit dibagian vagina maupun tenggorokanku, tanpa belas kasihannya mereka masih melanjutnya aksinya itu dengan keadaan aku yang tak bisa menjerit karena mulutku yang dipenuhi penisnya yang panjang dan tak kala mereka masih memukuli, menyiksa, dan sambil memperkosaku dengan keji. Setelah mereka berdua bergantian posisi dalam memperkosaku dengan keadaan diriku yang telanjang bulat. Kedua penis mereka ada yang dimasukan ke lubang pantat dan vagina ku secara bersamaan sambil meremas kedua payudaraku dengan tidak ada harganya. Pada saat ini memang sudah tidak terasa sakit lagi namun dengan keadaaan yang masih mengerluarkan air mata dan jeritan teriakan minta tolong, membuatku mengahbiskan tenaga yang hebat. Ada saat dimana satu pria ini menyuruhku untuk memegang kemaluannya dan dia juga memintanya untuk dikocokan batang kemaluannya sambil memasukan kedalam mulutku dan tak kala juga ia sambil tetap memukuliku. Akupun yang sudah menghabiskan tenaga cukup banyak mau tak mau harus menuruti perkataan mereka. Pada saat itu aku merasakan rasa yang sangat tidak mengenakan dimana saat - saat dia akan mengerluarkan sperma di dalam mulutku. Ia memaksa untuk menelannya dan akhirnya akupun menelannya dengan sangat terpaksa yang sambil meremas payudaraku ini dan sementara kawan satunya lagi menembakan sperma di dalam vaginaku tanpa ada berhentinya, aku bisa merasakan ada semburan sperma di dalam vaginaku. Mereka yang tak mau melepaskan batang kemaluan mereka dari tubuh - tubuhku, membuat aku tak bisa berbuat apa - apa dan mereka yang sambil menunggu hujan reda membiarkanku begitu saja dalam keadaan yang tak berdaya sambil meratapi nasib pilu yang kualami ini. Sudah pukul 9 malam dimana semua keluargaku sudah mencariku kemana - mana akhirnya bisa dapat menemukanku karena aku yang menghubungi mereka. Setelah masa - masa sulit dan trauma kulewati selama beberapa tahun setelah mereka berdua berhasil ditangkap oleh polisi. Akhirnya aku bisa kembali hidup bebas terbeas dari trauma berat yang kualami dan kini diumurku yang sudah 30 tahun aku sudah dikaruniai satu orang anak oleh suami yang benar - benar mencintai dan melindungiku dengan sepenuh hatinya.
Hallo guys, ini ada sebuah cerita dewasa pengalaman dari seorang narasumber yang sangat ingin ceritanya ini di publikasikan agar menjadi sebuah kenangan yang tidak terlupakan oleh dirinya dan tetap di kenang oleh semua orang yang suka seks. Sebut saja namanya novita dia menikah ketika dirinya telah menginjak usia 28. Sedangkan sekarang dirinya telah menginjak usia kepala tiga, baru satu tahun lebih saja menikah dirinya telah di karunia seorang anak laki-laki. Suaminya berusia lebih tua dari dirinya satu tahun saja, untuk masalah keluarga mereka tergolong keluarga yang sangat bahagia. Dalam pernikahan mereka yang sekarang tergolong sudah telat, karena kami menikah di usia yang sudah hampir menginjak umur kepala bercabang tiga. Ketika diriku telah melewati 40 hari setelah kelahiran bayi pertama kami, suamiku masih takut untuk melakukan hubungan badan denganku, karena dia takut menyakiti lobang memekku yang baru saja mengeluarkan anak darinya. Karena pada saat proses melahirkan dirin...