Berikut cerita dewasa perselikuhan aku dengan pembantuku sendiri yang sangat menggodaku adek burungku untuk selalu bangun ketika melihat dirinya. Hal tersebut berawal ketika beberapa waktu lalu, kami memiliki seorang pembantu rumah tangga yang sudah berumur. Karena hal usia dirinya sering di panggil pulang oleh anak-anaknya untuk kembali pulang ke kampung agar semua anaknya tidak khawatir atas keadaan ibunya di rantauan.
Dan akthirnya pembantu kami yang bernama mbok Atin pun pulang ke kampung di jawa tengah untuk menetap disana bersama anak-anaknya. Dirinya juga telah berjanji kepada kami akan membawa pengganti dirinya dari kampungnya juga supaya ketika dirinya berhenti sudah ada penggantinya di dalam rumah kami agar kami tidak kesusahan mencari pemabtu lainnya. Untuk urusan pembantu memang kami sangat membutuhkannya dikarenakan kami suami istri sama-sama mencari nafkah sehingga membutuhkan jasa pembantu agar ada yang bersih-bersih dirumah kami.
Ketika hampir tiba waktu kepulangan mbok Atin, akhirnya ketemu juga orang yang nantinya akan mengganti posisi mbok atin di rumah kami. Setelah di tentukan waktu kedatangan pengganti mbok atin, akhirnya datanglah seorang perempuan yang akan menjadi seorang pembantu didalam rumah kami yang telah di janjikan oleh mbok atin sebelum dirinya berhenti dari sini. Dia adalah gadis desa yang telah putus sekolah sehingga di masa mudanya sekarang dia harus bekerja sebagai PRT. Dia bernama rosa dan berumur 18 tahun, dia memiliki tubuh yang sangat montok dengan kulit yang tidak putih-putih sekali akan tetapi terlihat sangat bersih disertai rambut yang panjang dan di gerai sangat membuat dirinya enak di pandang. Setelah dirinya memperkenalkan dirinya kepada kami akhirnya istri saya memberikan panduan apa saja yang harus dia kerjakan, sesudah itu dia langsung bergegas ke kamar untuk meletakkan baju-bajunya dan mengganti baju untuk siap bekerja.
Tepat pada hari senin dimana aku mendapatkan cuti dari kantor selama 3 hari, dimana hari cuti tersebut dapat saya pergunakan dengan baik untuk beristirahat di rumah. Ketika istriku berangkat kerja, sayapun duduk santai di ruang tamu sambil membaca koran dan tanpa lupa menghidupkan radio kesayanganku. Sedangkan rosa sedang sibuk membersihkan seisi rumah setelah selesai mencuci pakaian. Ketika sedang asyik membaca aku dikejutkan dengan saapannya kepadaku.
“Maaf Pak.., saya pel dahulu lantainya ya”. ucapnya membuatku terkejut.
“Oh iya, silakan pel saja, yang besih ya .. hahahah..”, kata saya sambil bercanda dan kuteruskan membaca.
Namun mata lelaki itu memang tidak bisa melihat barang yang indah di depan, ketika sudah dilihat sangat indah pasti terus di pandangi begitu juga dengan saya yang tidak bisa berhenti dan mencuri curi pandang ke arah rosa yang sedang berjongkok dan juga merangkak sambil mengayunkan tangannya untuk mengepel lantai diruang tamuku. Mungkin orang desa sudah terbiasa mengepel lantai menggunakan kain dan tangan berbeda dengan orang kota sekarang yang sudah menggunakan kayu pel. Ketika dia merangkak disana pemandangan indah memperlihat lekukan pinggulnya dan pantat yang sangat montok bergoyang indah ke kanan dan ke kiri seiring irama yang teratur di buatnya. Cetakan celana dalam yang digunakan tergambar jelas dari luar daster yang digunakannya sewaktu itu, ketika ia berbalik arah untuk mengepel di bagian bawah kaki saya, bukan mabuk kepayang disana ternyata masih ada pemandangan yang lebih indah lagi dimana ada dua gunung kembar yang bergantungan dibungkus dengan BH yang leihatan sudah sangat kecil. Tanpa sengaja diriku mengosok batang rudalku yang tiba-tiba gatal, tenyata ketika aku gosok rudalku bangun sehingga menggangu konsentrasiku untuk membaca sudah hilang.
Ketika selesai membersihkan seisi rumah, Rosa beristirahat sebentar setelah itu dia pergi kekamar mandi untuk membersihkan dirinya. Ketika saya mendengar suara air terjatuh ke lantai dengan sigap saya melompat terus mengendap-endap ke kamar mandi. Dipintu kamar mandi terdapat cela-cela yang dapat saya gunakan untuk melirik ke dalam sehingga saya dapat melihat dengan utuh badan rosa yang telanjang bulat tanpada ada penutup apapun ternyata tubuh rosa sangat bersih dan indah sekali di tambah payudara yang sangat ranum keras dan ditambah putingnya yang coklat muda menantang mengarah maju. Ditambah lagi dengan pinggulnya yang sangat menggodaku dan dimana di atas vaginanya ditumbuhi bulu-bulu tipis. Nafsu birahikupun akhirnya naik sampai saya mengelus-elus rudalku sendiri. Yang ada didalam pikiranku adalah hayalan bagaimana dapat memeluk dan menacapkan batal rudalku ke dalam sarang yang nyaman itu.
Sedang asyik mengintip tiba-tiba saya baru teringat bahwa didalam lemari saya masih menyimpan 1 botol obat perangsang yang bermerak "Spanish Fly" obat perangsang itu dibawakan oleh temanku sebagai oleh-oleh dari luar negeri. Secara bergegas saya masuk ke dalam kamar untuk mengambil obat peransang tersebut dan membawa ke dapur, mungkin inilah yang dikatakan rejeki nomplok guyss .. dimana saya telah melihat satu gelas teh hangat yang tersedia dan pikirku pasti itu untuk dirinya minum ketika dia selesai mandi nanti. Dengan cepat saya buka dan tuangkan obat perangsang tersebut ke dalam minuman rosa selesai meneteskan obat perangsang saya tambhakan gula sedikit agar rasanya tidak membuat dia curiga. Setelah itu saya kembali lagi ke ruang tamu pura-pura membaca namun tangan saya telah menggosok batal rudal saya dan membayangkan meneytubuhi rosa, setelah setengah jam lamanya saya menunggu terdenganr suara erangan di dalam kamar.
"ehh .. ehhh" erangan suara rosa.
"ross .. kamu kenapa .. ?" tanyaku pura-pura tidak tahu.
"ini pakk .. aduh perutt saya pakk .. ehh .. ehhh !!!" jawab rosa dengan mengeluh kepadaku.
"kamu kenapa tiba-tiba begini .. ??" tanyaku lagi sambil beranjak ke dalam kamarnya rosa.
"aduhh .. aduhh .. perut saya pakk .." erangannya kepadaku
"ayo sini saya bantuu.." ucapku
Sambil posisi berdiri dari belakangnya dan tunduk juga tangan saya memegang perutnya untuk mengangkatnya berdiri dari lantai. Sewaktu sudah berdiri rudalku yang memang sudah tegang sejak tadi menempel di belahan pantatnya rosa, saya merasakan getaran sedikit dari badan rosa mungkin dia terkejut sedikit namun dia tidak mengihiraukan itu lagi dia hanya bisa mendesah kesakitan atau apapun itu saya tidak tahu apa yang dia rasakan sekarang.
"Sini saya gosok perutmu pakai minyak .. supaya hangat .." ucapku menawarkan. Tanpa menunggu jawaban darinya tangan kanan saya langsung layangkan ke atas perutnya sedangkan tangan kiriku mulai beraksi masuk ke dalam dasternya seperti ingin mengelus perutnya juga akan tetapi tangan saya berhenti di atas vaginanya dan menyibakkan celana dalam yang dikenakan dia. Setelah berhasil saya mulai meraba-raba daerah sekitar vaginanya dan pada akhirnya tangan saya menyentuh bibir vagina nya yang sangat hangat sekali. Beberapa kali aku sentuh bibir vaginanya terlihat rosa mendesah sangat panjang dan mendesakan pantatnya yang montok itu ke arah rudalku yang sudah menanti sejak tadi. Tanpa membuang waktu saya langsung berbegas membuka semua kancingnya dan meraih gunung kembarnya yang tidak di bungkus oleh bh.
"Mari ross, bapak gosok semuanya sambil tiduran.." ucapku menggoda.
"ehhh .. ahhh.." itu saj yang terucap dari mulutnya.
"saya buka ya kancut kamu ross .." ucapku sambil melakukannya.
"Aduhh .. pakk ..." ucapnya sambil menggerakkan pinggulnya.
"ssttt .. kamu tenang saja.. nnti kamu puas .." ucapku sambil menundukan kepala ke arah vaginannya.
"arrghh .. ehhh .. ahh ..." desis rosa sambil membuka lebar lagi kakinya dan menutupnya kembali untuk menjepit kepala ku menggunakan 2 belah paha nya yang mulus sekali.
"Pakk .. aduhh .. enakk ..." rosa erang keenakan yang sudah mulai menggoyangkan pinggulnya dan tangan saya juga mulai meremas kedua gunung kembar yang kenyal itu.
"pakk .. rosaaa keluarr pakk .. ahh.. ahhh..." erangan rosa dan saya juga merasa ada cairan yang keluar dari lobang vagina dengan wangi yang sangat khas pada setiap wanita, secara lahap saya jilat semuanya sampai bersih.
"ross sebantar ya saya buka baju dlu .." ucapku dengan bergegas saya buka semua pakaianku sekarang saya tidak ada penutup lagi sehingga rudalku sudah bisa bergerak bebas. Rudalku yang besar membuat rosa melongo saja
"Pak rosa... takutt ... pakk ..." ucapnya memelas.
"Ssttt .. gpp ross, tenang saja .. nnti kkamu enak kok .." ucapku merayu.
Dengan kakinya yang masih menjuntai di pinggir tempat tidur, dengan segera saya mengambil bantal untuk mengganjal di pinggulnya sehingga memek rosa sekarang mendongkak ke arah atas dengan clirotisnya yang sangat memerah. Dengan bergegas aku arahakan rudalku untuk menancap ke dalam memeknya rosa, ternyata memek rosa sempit sekali sehingga membuat aku tetap berusaha untuk menekan masuk rudalku kedalam memeknya. Baru kepala rudalku saja yang masuk itu sudah membuat rosa menjerit histeris kesakitan. Sambil menahan kepala rudalku yang didalam saya berusaha kembali untuk membanamkan semua rudalku kedalam sarangnya dengan irama memasukakan dan keluarkan kepala rudalku. Sudah beberapa kepala rudalku keluar masuk saya melakukan trikku agar lebih cepat seluruh rudalku terbenam ke dalam memeknya, saya mulai memeluk dan mengarah ke telingan rosa degan tiba-riba saya gigit daun telinganya sehingga membuatnya tekejut dan mengerak kesakitan pada saat itu juga saya sentakan batang rudalku kedalam memeknya sehingga terbenam semua dan membuat rosa terkejut dan menjadi terdiam sejenak.
Setelah keadaan mulai tenang saya baru melanjutkan memompa rudalku, setelah berselang beberapa maju mundurkan rudalku ternyata rosa sudah mulai menimakti permainanku. erangnya keenakan mebuat aku semakin bersemangat untuk mengenjotnya. Pada akhirnya saya pun tidak tahan lagi dia mengejangkan seluruh badannya karena sudah mencapai puncak saja langsung mempercepat tempo permainanku sampai aku crott semua sperma ku kedalam liang vagina rosa. Setelah selesai menyetubuhi nya saya baru sadar bahwa dirinya masihlah perawan belum pernah tersentuh oleh laki-laki.
Selama masa cuti 3 hari itu saya hanya betah di rumah saja, dan apabila istriku sudah berangkat kerja maka saya langsung mengajak rosa untuk melakukan nya lagi dan emncoba berbagai macam gaya ngentod. Rosa adalah murid yang sangat pandai dan sangat bernafsu sekali untuk mengulang-ulang bersetubuh denganku. Perselingkuhan kami berjalan sampai enam bulan saja lamanya, yang dimana kami sudah pernah bermain pada larut malam, pagi hari dan lebih sedap lagi apabila saya lagi nafsu saya ijin pulang kantor untuk bersetubuh dengannya saja. Dan kisah saya berakhir ketika rosa di panggila oleh orang tuanya untuk balik ke kampung untuk di nikahkan di kampung halamannya.
BACA JUGA: